PT Remote Pilot Indonesia
BerandaTentangPelatihanSertifikasiBlogGaleriFAQKontak
Minta Penawaran
PT Remote Pilot Indonesia

Pusat Pelatihan dan Sertifikasi Remote Pilot terkemuka di Indonesia. Kami berkomitmen untuk menghasilkan pilot drone profesional yang kompeten dan tersertifikasi.

InstagramYouTubeLinkedIn

Navigasi

  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Program Pelatihan
  • Sertifikasi

Dukungan

  • Galeri
  • FAQ
  • Careers
  • Kontak

Kontak

  • [email protected]
  • 0811 319 191

© 2026 PT Remote Pilot Indonesia. All rights reserved.

Kebijakan PrivasiSyarat & KetentuanDisclaimer
Kembali ke Blog
Regulasi|2024-07-19•Tim Remote Pilot

Satu Pilot Mengendalikan Banyak Drone (Swarm): Bolehkah? Aturan CASR 107.35

Teknologi Swarm memungkinkan satu orang mengontrol 5 drone sekaligus untuk light show. Tapi secara hukum, apakah CASR 107 mengizinkannya? Simak aturan ketatnya.

Satu Pilot Mengendalikan Banyak Drone (Swarm): Bolehkah? Aturan CASR 107.35
Daftar Isi
  • The One-to-One Rule: Satu Pilot, Satu Drone
  • Mengapa Aturan Ini Ada?
  • Apa yang Dilarang?
  • Bagaimana Drone Show Legal Beroperasi?
  • Solusi Legal untuk Operasi Multi-Drone
  • Sanksi Pelanggaran
  • Kesimpulan

The One-to-One Rule: Satu Pilot, Satu Drone

Teknologi drone swarm (kawanan) sudah sangat maju. Kita sering melihat pertunjukan light show di mana ratusan drone terbang bersamaan membentuk logo atau animasi 3D di langit malam. Secara teknis, satu operator bisa mengendalikan puluhan drone sekaligus melalui software otomasi.

Namun, CASR 107.35 tegas menyatakan: "A person may not operate or act as a remote pilot in command or visual observer in the operation of more than one unmanned aircraft at the same time."

Artinya: Satu Pilot, Satu Drone. Titik. Tidak ada pengecualian dalam operasi standar.

Mengapa Aturan Ini Ada?

Prinsip dasar keselamatan penerbangan adalah "See and Avoid". Pilot harus mampu melihat drone dan lingkungan sekitarnya untuk menghindari tabrakan. Otak manusia memiliki keterbatasan kognitif dalam membagi fokus visual dan motorik.

Eksperimen Psikologi: Penelitian menunjukkan bahwa ketika seseorang mencoba mengendalikan dua objek bergerak sekaligus, waktu reaksi terhadap bahaya meningkat hingga 300%. Jika ada helikopter mendekat, pilot yang mengendalikan 2 drone sekaligus akan terlambat bereaksi 3x lipat dibanding pilot yang fokus ke 1 drone.

Apa yang Dilarang?

Anda TIDAK BOLEH:

  • Dual Control: Memegang 2 remote controller sekaligus (Mavic di tangan kiri, Phantom di tangan kanan). Ini ilegal meskipun Anda merasa "bisa".
  • Automated Swarm (Tanpa Waiver): Menggunakan software seperti Litchi Swarm atau DroneShow untuk menerbangkan 5 drone sekaligus dalam formasi otomatis tanpa izin khusus.
  • Merangkap Visual Observer: Anda tidak boleh menjadi pilot drone A sambil menjadi Visual Observer untuk drone B yang diterbangkan orang lain. Fokus Anda harus 100% ke satu peran.

Bagaimana Drone Show Legal Beroperasi?

Pertunjukan drone show komersial (seperti yang sering dilihat di acara pembukaan Asian Games atau perayaan Tahun Baru) menggunakan sistem yang berbeda:

1. Certificate of Waiver (CoW)

Operator profesional mengajukan Waiver ke DKPPU dengan proposal keselamatan yang sangat detail. Mereka harus membuktikan bahwa sistem mereka memiliki:

  • Redundansi Ganda: Setiap drone memiliki sistem GPS backup, baterai backup, dan komunikasi backup.
  • Geofencing Ketat: Drone tidak bisa keluar dari zona yang sudah diprogramkan meskipun ada error.
  • Emergency Landing Protocol: Jika ada 1 drone error, semua drone akan auto-land secara terkoordinasi.
  • Multiple Safety Pilots: Meskipun otomatis, ada 3-5 pilot standby yang bisa mengambil alih kontrol manual jika diperlukan.

2. Restricted Airspace

Drone show hanya boleh dilakukan di area yang sudah ditutup sementara (Temporary Flight Restriction). Tidak ada pesawat berawak atau drone lain yang boleh masuk selama pertunjukan.

Solusi Legal untuk Operasi Multi-Drone

Jika Anda butuh merekam dari berbagai sudut sekaligus (misal untuk film), solusinya bukan 1 pilot mengendalikan banyak drone, tapi:

  • Multiple Pilots: Sewa 3 pilot, masing-masing mengendalikan 1 drone. Koordinasi melalui radio HT. Ini cara yang legal dan aman.
  • Sequential Flight: Terbangkan drone satu per satu, bukan bersamaan. Rekam dari sudut A, landing, ganti drone, rekam dari sudut B.

Sanksi Pelanggaran

Jika Anda ketahuan menerbangkan 2 drone sekaligus tanpa waiver:

  • Pencabutan lisensi Remote Pilot sementara (suspension).
  • Denda administratif.
  • Jika terjadi kecelakaan, pasal kelalaian berat akan aktif karena Anda melanggar aturan dasar.

Kesimpulan

Teknologi mungkin sudah memungkinkan, tapi hukum belum. Jangan coba-coba menerbangkan multiple drone tanpa waiver resmi. Keselamatan publik lebih penting daripada efisiensi produksi video Anda.

Tags

#swarm drone#multiple operation#regulasi CASR#simultaneous flight#drone show
Promo

Sertifikasi Pilot Drone

Dapatkan lisensi resmi untuk menerbangkan drone secara legal di Indonesia

Hubungi Kami
Kursus
Logo Pelatihan

Pelatihan Pemetaan Menggunakan Drone

Pelajari teknik pemetaan udara profesional dengan drone

Daftar Sekarang

Artikel Terkait

Sanksi Hukum dan Denda Menerbangkan Drone Tanpa Izin: Jangan Sampai Menyesal!
Regulasi

Sanksi Hukum dan Denda Menerbangkan Drone Tanpa Izin: Jangan Sampai Menyesal!

Terbang sembarangan bisa berujung penjara. Pelajari sanksi hukum dan denda administratif bagi pelanggar regulasi penerbangan drone di Indonesia.

Mengenal KKOP: Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan yang Haram untuk Drone
Regulasi

Mengenal KKOP: Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan yang Haram untuk Drone

Zona Merah bukan sekadar garis di peta, ini adalah area hidup-mati. Pelajari pembagian zona KKOP di sekitar bandara agar drone Anda tidak membahayakan pesawat.

Panduan Mengurus Security Clearance (SC) untuk Misi Pemetaan Udara
Regulasi

Panduan Mengurus Security Clearance (SC) untuk Misi Pemetaan Udara

Langkah pertama sebelum NOTAM. Pelajari prosedur birokrasi mengurus Security Clearance di Kementerian Pertahanan/Mabes TNI untuk proyek drone Anda.