PT Remote Pilot Indonesia
BerandaTentangPelatihanSertifikasiBlogGaleriFAQKontak
Minta Penawaran
PT Remote Pilot Indonesia

Pusat Pelatihan dan Sertifikasi Remote Pilot terkemuka di Indonesia. Kami berkomitmen untuk menghasilkan pilot drone profesional yang kompeten dan tersertifikasi.

InstagramYouTubeLinkedIn

Navigasi

  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Program Pelatihan
  • Sertifikasi

Dukungan

  • Galeri
  • FAQ
  • Careers
  • Kontak

Kontak

  • [email protected]
  • 0811 319 191

© 2026 PT Remote Pilot Indonesia. All rights reserved.

Kebijakan PrivasiSyarat & KetentuanDisclaimer
Kembali ke Blog
Sertifikasi|2024-08-24•Tim Remote Pilot

Perbedaan Sertifikat dan Lisensi Pilot Drone: Apa Bedanya?

Sertifikat vs Lisensi: Di Indonesia, istilah resmi adalah 'Sertifikat Remote Pilot'. Lisensi = istilah umum. Keduanya refer ke dokumen yang sama.

Perbedaan Sertifikat dan Lisensi Pilot Drone: Apa Bedanya?
Daftar Isi
  • Sertifikat atau Lisensi? Apa Bedanya?
  • 1. Terminology Resmi di Indonesia
  • 2. Apakah Ada Perbedaan?
  • 3. Perbedaan Sertifikat vs Lisensi di Negara Lain
  • 4. Jenis-Jenis "Sertifikat" di Indonesia
  • 5. Dokumen Lain yang Sering Disebut "Lisensi"
  • 6. Kenapa Banyak Orang Pakai Istilah "Lisensi"?
  • 7. Mana yang Benar: "Saya Punya Lisensi" atau "Saya Punya Sertifikat"?
  • 8. FAQ Terminology
  • Kesimpulan

Sertifikat atau Lisensi? Apa Bedanya?

Banyak yang bingung: "Sertifikat pilot drone atau lisensi pilot drone?" Artikel ini clarify terminology dan explain perbedaan (jika ada).

1. Terminology Resmi di Indonesia

Official Term: "Sertifikat Remote Pilot" atau "Sertifikat Kompetensi Pilot Pesawat Udara Tanpa Awak".
Issued By: Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (DGCA) Kementerian Perhubungan.
Legal Basis: CASR Part 107 (Civil Aviation Safety Regulation).
"Lisensi": Istilah colloquial/umum yang sering dipakai masyarakat, tapi BUKAN istilah resmi.

2. Apakah Ada Perbedaan?

Short Answer: TIDAK. Di Indonesia, "sertifikat" dan "lisensi" refer ke dokumen yang sama.
Long Answer:

  • Sertifikat: Istilah resmi dalam regulasi Indonesia. Ini adalah proof of competency.
  • Lisensi: Istilah yang lebih familiar untuk public (karena analogi dengan "driver's license"). Tapi dalam context drone di Indonesia, ini bukan istilah legal.
Analogy: Seperti "SIM" (Surat Izin Mengemudi) vs "driver's license" - keduanya refer ke dokumen yang sama, tapi SIM adalah istilah resmi Indonesia.

3. Perbedaan Sertifikat vs Lisensi di Negara Lain

USA (FAA):

  • Remote Pilot Certificate: Issued by FAA untuk commercial drone operations.
  • Pilot License: Untuk manned aircraft (pesawat berawak) - different category.
Europe (EASA):
  • Drone Operator Certificate: Untuk company/organization.
  • Remote Pilot License: Untuk individual pilot.
  • Ada distinction antara certificate (company) dan license (individual).
Indonesia:
  • Tidak ada distinction seperti EASA.
  • Semua pakai istilah "Sertifikat" - baik untuk individual maupun company (company butuh company certification terpisah).

4. Jenis-Jenis "Sertifikat" di Indonesia

a. Sertifikat Remote Pilot (Basic)

  • Untuk operasi drone <25 kg, VLOS (Visual Line of Sight), siang hari.
  • Ini yang paling umum, yang dibahas di artikel requirements.
b. Sertifikat Khusus BVLOS
  • Untuk operasi Beyond Visual Line of Sight.
  • Lihat artikel BVLOS.
c. Sertifikat Khusus Night Flight
  • Untuk penerbangan malam hari.
  • Lihat artikel night flight.
d. Sertifikat Heavy Drone (>25 kg)
  • Untuk drone berat >25 kg.
  • Requirements lebih strict, training lebih extensive.

5. Dokumen Lain yang Sering Disebut "Lisensi"

a. Izin Terbang (Flight Approval)

  • Bukan "lisensi" - ini adalah permission untuk specific flight.
  • Harus apply setiap kali mau terbang di controlled airspace.
  • Lihat artikel flight approval.
b. Registrasi Drone (SIDOPI GO)
  • Bukan "lisensi pilot" - ini adalah registration untuk drone (aircraft).
  • Seperti STNK untuk mobil.
  • Lihat artikel SIDOPI GO.
c. Company Operator Certificate
  • Untuk company yang operate drone commercially.
  • Terpisah dari individual pilot certificate.

6. Kenapa Banyak Orang Pakai Istilah "Lisensi"?

  • Familiar: "Lisensi" lebih familiar untuk public (analogy dengan driver's license, business license, dll).
  • International Influence: Banyak referensi dari USA/Europe pakai term "license".
  • Marketing: Lembaga training kadang pakai "lisensi" karena sounds more official/prestigious.
Tapi Remember: Dalam official documents, forms, regulations - always pakai istilah "Sertifikat".

7. Mana yang Benar: "Saya Punya Lisensi" atau "Saya Punya Sertifikat"?

Formal/Official Context: "Saya punya Sertifikat Remote Pilot." (Correct)
Casual Conversation: "Saya punya lisensi drone." (Acceptable, orang akan paham)
When Applying/Registering: Always use "Sertifikat" (karena itu istilah dalam forms).
Recommendation: Biasakan pakai "Sertifikat" untuk avoid confusion, especially saat dealing dengan official matters.

8. FAQ Terminology

Q: Apakah "Sertifikat Remote Pilot" sama dengan "Sertifikat Kompetensi"?
A: Ya, sama. "Sertifikat Kompetensi Pilot Pesawat Udara Tanpa Awak" adalah nama lengkap resmi. "Sertifikat Remote Pilot" adalah short form yang lebih commonly used.

Q: Jika lembaga training offer "Lisensi Pilot Drone", apakah itu scam?
A: Tidak necessarily scam, tapi check: Apakah lembaga terakreditasi DGCA? Apakah sertifikat yang issued adalah official "Sertifikat Remote Pilot" dari DGCA? Jika ya, it's just marketing terminology. Jika tidak, red flag.

Q: Apakah sertifikat Indonesia recognized sebagai "license" di luar negeri?
A: Indonesia follow ICAO standards, jadi generally recognized. Tapi untuk operate di country lain, check local regulations - mungkin butuh conversion atau additional certification. Lihat artikel untuk WNA untuk context international.

Kesimpulan

Di Indonesia, "Sertifikat" adalah istilah resmi, "Lisensi" adalah istilah colloquial. Keduanya refer ke dokumen yang sama: Sertifikat Remote Pilot issued by DGCA. Dalam official context, always use "Sertifikat". Untuk mendapatkannya, lihat panduan lengkap step-by-step.

Tags

#sertifikat#lisensi#license#certificate#terminology
Promo

Sertifikasi Pilot Drone

Dapatkan lisensi resmi untuk menerbangkan drone secara legal di Indonesia

Hubungi Kami
Kursus
Logo Pelatihan

Pelatihan Pemetaan Menggunakan Drone

Pelajari teknik pemetaan udara profesional dengan drone

Daftar Sekarang

Artikel Terkait

Langkah demi Langkah Mendapatkan Sertifikasi Pilot Drone di Indonesia (Panduan Komprehensif)
Sertifikasi

Langkah demi Langkah Mendapatkan Sertifikasi Pilot Drone di Indonesia (Panduan Komprehensif)

Ingin berkarir profesional sebagai pilot drone? Simak panduan lengkap langkah demi langkah mendapatkan sertifikasi resmi dari Kemenhub, rincian biaya, hingga terbitnya lisensi SIDOPI.

Mengenal Tingkatan Sertifikasi Pilot Drone: Dari Basic ke Advance (Panduan Karir)
Sertifikasi

Mengenal Tingkatan Sertifikasi Pilot Drone: Dari Basic ke Advance (Panduan Karir)

Bingung bedanya sertifikasi Basic dan Advance? Simak panduan lengkap jenjang karir pilot drone agar Anda tidak salah pilih lisensi.

Keuntungan Memiliki Sertifikasi Pilot Drone Resmi bagi Profesional (Jangan Sampai Rugi!)
Sertifikasi

Keuntungan Memiliki Sertifikasi Pilot Drone Resmi bagi Profesional (Jangan Sampai Rugi!)

Masih ragu mengeluarkan uang untuk sertifikasi? Temukan analisis ROI dan 5 keuntungan strategis memiliki sertifikasi pilot drone resmi untuk lonjakan karir Anda.