PT Remote Pilot Indonesia
BerandaTentangPelatihanSertifikasiBlogGaleriFAQKontak
Minta Penawaran
PT Remote Pilot Indonesia

Pusat Pelatihan dan Sertifikasi Remote Pilot terkemuka di Indonesia. Kami berkomitmen untuk menghasilkan pilot drone profesional yang kompeten dan tersertifikasi.

InstagramYouTubeLinkedIn

Navigasi

  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Program Pelatihan
  • Sertifikasi

Dukungan

  • Galeri
  • FAQ
  • Careers
  • Kontak

Kontak

  • [email protected]
  • 0811 319 191

© 2026 PT Remote Pilot Indonesia. All rights reserved.

Kebijakan PrivasiSyarat & KetentuanDisclaimer
Kembali ke Blog
Regulasi|2024-07-14•Tim Remote Pilot

Tips Membawa Drone di Pesawat Terbang: Aturan Baterai LiPo di Kabin

Jangan sampai disita AVSEC! Pahami aturan IATA dan maskapai tentang membawa baterai Lithium Polymer (LiPo) drone ke dalam kabin pesawat.

Tips Membawa Drone di Pesawat Terbang: Aturan Baterai LiPo di Kabin
Daftar Isi
  • Traveling dengan Drone: Bahaya Baterai
  • 1. Kabin vs Bagasi Tercatat
  • 2. Batasan Kapasitas (Watt-Hour)
  • 3. Cara Packing yang Aman (LiPo Safe Bag)
  • 4. Bagaimana dengan Badan Drone?
  • Kesimpulan

Traveling dengan Drone: Bahaya Baterai

Membawa drone naik pesawat komersial tidak semudah membawa baju. Komponen paling kritis adalah Baterai Lithium Polymer (LiPo). Baterai ini dikategorikan sebagai Dangerous Goods oleh IATA (Asosiasi Transportasi Udara Internasional) karena risiko kebakaran jika terjadi korsleting atau tekanan udara berubah ekstrem.

Banyak pilot drone menangis di bandara karena box berisi belasan baterai ditolak masuk pesawat. Pelajari aturannya agar perjalanan lancar.

1. Kabin vs Bagasi Tercatat

ATURAN MUTLAK: Baterai LiPo cadangan (spare batteries) WAJIB MASUK KABIN (Carry-On). DILARANG KERAS masuk bagasi check-in (koper).
Mengapa? Jika baterai terbakar di kabin, kru bisa memadamkannya. Jika terbakar di kargo bawah, sistem pemadam otomatis mungkin tidak cukup, dan bisa berakibat fatal bagi pesawat.

2. Batasan Kapasitas (Watt-Hour)

Maskapai biasanya mengikuti standar IATA:

  • < 100 Wh: Boleh dibawa (biasanya tidak dibatasi jumlah, atau wajar misal max 20 pcs). Contoh: Baterai Mavic Mini, Air, Mavic 3 (biasanya sekitar 40-70 Wh).
  • 100 Wh - 160 Wh: Boleh dibawa dengan izin maskapai, maksimal 2 pcs per orang. Contoh: Baterai Inspire 2, Matrice TB50.
  • > 160 Wh: DILARANG dibawa di pesawat penumpang. Harus kirim via Kargo Khusus DG (Dangerous Goods). Contoh: Baterai Agras T30 (besar sekali).
Rumus Wh = Volts x Ampere Hour (Ah). Cek tulisan kecil di baterai Anda.

3. Cara Packing yang Aman (LiPo Safe Bag)

Jangan biarkan terminal baterai telanjang.

  1. Lakban terminal konektor baterai agar tidak korslet jika bersentuhan dengan kunci/uang logam.
  2. Masukkan setiap baterai ke dalam LiPo Safe Bag (tas anti api) individual.
  3. Discharge (kosongkan) baterai hingga level penyimpanan (storage mode, sekitar 30-50%) sebelum terbang. Baterai penuh lebih tidak stabil secara kimiawi.

4. Bagaimana dengan Badan Drone?

Body drone (tanpa baterai) dan remote control boleh masuk bagasi check-in, boleh juga masuk kabin.
Tips: Lebih baik body dan remote mahal masuk kabin (tas punggung) untuk menghindari bantingan koper oleh porter bandara.

Kesimpulan

Jangan berdebat dengan petugas AVSEC, mereka menjalankan aturan keselamatan penerbangan dunia. Siapkan pengetahuan Wh baterai Anda, packing dengan benar, dan terbanglah dengan tenang ke destinasi impian.

Tags

#traveling#pesawat#LiPo battery#IATA#keamanan penerbangan
Promo

Sertifikasi Pilot Drone

Dapatkan lisensi resmi untuk menerbangkan drone secara legal di Indonesia

Hubungi Kami
Kursus
Logo Pelatihan

Pelatihan Pemetaan Menggunakan Drone

Pelajari teknik pemetaan udara profesional dengan drone

Daftar Sekarang

Artikel Terkait

Sanksi Hukum dan Denda Menerbangkan Drone Tanpa Izin: Jangan Sampai Menyesal!
Regulasi

Sanksi Hukum dan Denda Menerbangkan Drone Tanpa Izin: Jangan Sampai Menyesal!

Terbang sembarangan bisa berujung penjara. Pelajari sanksi hukum dan denda administratif bagi pelanggar regulasi penerbangan drone di Indonesia.

Mengenal KKOP: Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan yang Haram untuk Drone
Regulasi

Mengenal KKOP: Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan yang Haram untuk Drone

Zona Merah bukan sekadar garis di peta, ini adalah area hidup-mati. Pelajari pembagian zona KKOP di sekitar bandara agar drone Anda tidak membahayakan pesawat.

Panduan Mengurus Security Clearance (SC) untuk Misi Pemetaan Udara
Regulasi

Panduan Mengurus Security Clearance (SC) untuk Misi Pemetaan Udara

Langkah pertama sebelum NOTAM. Pelajari prosedur birokrasi mengurus Security Clearance di Kementerian Pertahanan/Mabes TNI untuk proyek drone Anda.