PT Remote Pilot Indonesia
BerandaTentangPelatihanSertifikasiBlogGaleriFAQKontak
Minta Penawaran
PT Remote Pilot Indonesia

Pusat Pelatihan dan Sertifikasi Remote Pilot terkemuka di Indonesia. Kami berkomitmen untuk menghasilkan pilot drone profesional yang kompeten dan tersertifikasi.

InstagramYouTubeLinkedIn

Navigasi

  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Program Pelatihan
  • Sertifikasi

Dukungan

  • Galeri
  • FAQ
  • Careers
  • Kontak

Kontak

  • [email protected]
  • 0811 319 191

© 2026 PT Remote Pilot Indonesia. All rights reserved.

Kebijakan PrivasiSyarat & KetentuanDisclaimer
Kembali ke Blog
Pelatihan Drone|2024-06-15•Tim Remote Pilot

Memahami Perbedaan Sertifikasi APDI, FASI, dan SIDOPI: Mana yang Harus Dipilih?

Bingung dengan banyaknya singkatan di dunia drone? Pahami bedanya sertifikasi asosiasi (APDI/FASI) dan lisensi negara (SIDOPI).

Memahami Perbedaan Sertifikasi APDI, FASI, dan SIDOPI: Mana yang Harus Dipilih?
Daftar Isi
  • Hutan Singkatan Dunia Drone
  • 1. Asosiasi Pilot Drone (APDI, FASI, APDI, dll)
  • 2. Regulator (DKPPU - Kemenhub)
  • Alur Hubungan Keduanya
  • FASI vs APDI: Pilih Mana?
  • Kesimpulan

Hutan Singkatan Dunia Drone

Bagi pendatang baru, dunia drone Indonesia penuh dengan akronim yang membingungkan. Ada teman yang bilang "Kalo mau terbang harus punya kartu APDI". Ada juga yang bilang "Yang penting FASI". Lalu pemerintah bilang "Wajib daftar SIDOPI". Mana yang benar? Apakah kita harus punya semuanya?

Kekeliruan memahami fungsi masing-masing lembaga ini sering membuat pilot drone salah langkah (dan salah bayar). Artikel ini akan meluruskan benang kusut tersebut agar Anda bisa melangkah dengan pasti.

1. Asosiasi Pilot Drone (APDI, FASI, APDI, dll)

Pertama, kita harus membedakan antara Komunitas/Asosiasi dan Regulator (Pemerintah).

APDI (Asosiasi Pilot Drone Indonesia) dan FASI (Federasi Aero Sport Indonesia) adalah organisasi kemasyarakatan atau olahraga.

  • Fungsi: Mereka adalah wadah pembinaan. Mereka menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi kompetensi internal.
  • Sertifikat: Jika Anda lulus pelatihan mereka, Anda dapat sertifikat/lencana dari mereka. Ini tanda bahwa Anda kompeten menurut standar asosiasi tersebut.
  • Legalitas: Sertifikat asosiasi ini BUKAN izin terbang. Kartu anggota APDI tidak membuat Anda kebal hukum jika terbang di zona terlarang. Namun, sertifikat kompetensi dari asosiasi yang terakreditasi oleh DKPPU adalah SYARAT MUTLAK untuk mengajukan lisensi ke negara.

2. Regulator (DKPPU - Kemenhub)

Satu-satunya pihak yang berhak memberi lisensi penerbangan di ruang udara Indonesia adalah negara, melalui DKPPU (Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara).

SIDOPI (Sistem Registrasi Drone dan Pilot Drone Indonesia) adalah portal online milik Kemenhub.

  • Fungsi: Database resmi negara untuk semua pilot dan unit drone yang beroperasi di NKRI.
  • Output: Tanda Pendaftaran (untuk drone) dan Sertifikat Remote Pilot (untuk manusianya). Inilah "SIM" yang sesungguhnya.

Alur Hubungan Keduanya

Jadi, hubungannya seperti Sekolah Mengemudi dan Kantor Polisi.

  1. Anda belajar di Sekolah Mengemudi (Lembaga Pelatihan/Asosiasi).
  2. Anda lulus ujian dan dapat sertifikat kompetensi (Ijazah lulus sekolah).
  3. Anda bawa sertifikat itu ke Polisi (Kemenhub/SIDOPI) untuk ditukar (diverifikasi) menjadi SIM (Lisensi Remote Pilot).
Jadi, Anda tidak bisa "milih" salah satu. Anda butuh keduanya dalam satu rangkaian proses. Untuk detail langkahnya, baca Panduan Langkah Sertifikasi.

FASI vs APDI: Pilih Mana?

Ini preferensi pribadi dan kebutuhan karir.

  • FASI: Induk olahraga dirgantara di bawah TNI AU. Sertifikasinya sangat dihormati terutama jika Anda berinteraksi dengan Lanud atau airspace militer. Jalur FASI biasanya lebih kental nuansa disiplin kedigantaraan.
  • APDI: Asosiasi profesi sipil terbesar. Jaringannya luas di industri komersial (wedding, event, pemetaan swasta). Sertifikat APDI sangat populer di kalangan pilot komersial sipil.
Keduanya diakui oleh SIDOPI (selama instruktur/lembaganya terdaftar). Pilih yang kurikulum dan jadwalnya paling cocok dengan kebutuhan pelatihan Anda.

Kesimpulan

Jangan terjebak fanatisme asosiasi. Tujuan akhirnya adalah memiliki lisensi resmi negara (SIDOPI). Pilihlah "kendaraan" (asosiasi/lembaga pelatihan) yang legal, kredibel, dan profesional untuk mengantar Anda ke tujuan tersebut. Legal itu tenang, aman, dan profesional.

Tags

#APDI#FASI#SIDOPI#sertifikasi#lisensi
Promo

Sertifikasi Pilot Drone

Dapatkan lisensi resmi untuk menerbangkan drone secara legal di Indonesia

Hubungi Kami
Kursus
Logo Pelatihan

Pelatihan Pemetaan Menggunakan Drone

Pelajari teknik pemetaan udara profesional dengan drone

Daftar Sekarang

Artikel Terkait

Panduan Lengkap Memilih Tempat Pelatihan Drone Terbaik di Indonesia
Pelatihan Drone

Panduan Lengkap Memilih Tempat Pelatihan Drone Terbaik di Indonesia

Bingung memilih tempat kursus drone? Simak panduan lengkap ini untuk menemukan lembaga pelatihan drone terbaik yang sesuai dengan kebutuhan dan budget Anda.

Mengapa Pelatihan Drone Penting untuk Pemula?
Pelatihan Drone

Mengapa Pelatihan Drone Penting untuk Pemula?

Jangan ambil risiko menerbangkan drone tanpa ilmu. Ketahui alasan mengapa pemula wajib mengikuti pelatihan drone sebelum terjun ke lapangan.

Materi Dasar hingga Lanjutan dalam Pelatihan Drone Profesional
Pelatihan Drone

Materi Dasar hingga Lanjutan dalam Pelatihan Drone Profesional

Apa saja yang dipelajari dalam sekolah drone? Intip bocoran materi pelatihan drone dari level basic hingga advance di sini.