Orangnya atau Barangnya?
Dalam dunia penerbangan, ada dua hal yang harus "sah": Pengemudinya (Pilot) dan Kendaraannya (Pesawat). Banyak pemula bingung membedakan aturan yang berlaku untuk siapa.
1. CASR Part 107: Small UAS Operations
Fokus: OPERASIONAL & PILOT.
Ini mengatur cara terbang, batas ketinggian, dan syarat kompetensi pilot (Sertifikasi Remote Pilot).
Berlaku untuk drone kecil (< 25kg). Asumsinya, drone pabrikan massal (seperti DJI) sudah cukup aman, jadi regulator fokus mengawasi perilaku pilotnya.
2. CASR Part 21: Certification of Products and Parts
Fokus: DESAIN & ALAT (Type Certificate).
Ini mengatur standar rancang bangun pesawat.
Jika Anda memproduksi drone sendiri untuk dijual massal, atau menggunakan drone raksasa (>25kg), drone tersebut harus lulus uji kelaikudaraan (Airworthiness) sesuai standar Part 21. Ini mirip seperti mobil yang harus lulus uji tipe sebelum boleh dijual.
3. Kapan Anda Perlu Tahu Part 21?
Bagi 90% pilot drone (pengguna DJI Mavic/Phantom), Anda cukup peduli CASR 107.
Anda perlu peduli Part 21 jika:
- Anda adalah manufaktur/pembuat drone lokal.
- Anda memodifikasi drone secara ekstrem (mengubah struktur/mesin) sehingga mengubah spesifikasi pabrik.
- Anda mengoperasikan drone kelas berat (Large UAS).
Kesimpulan
CASR 107 adalah SIM Anda. CASR 21 adalah STNK/BPKB & Uji KIR Kendaraan Anda. Keduanya penting demi keselamatan langit Indonesia.



